Home / Aceh Barat

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:58 WIB

Universitas Teuku Umar Jadi Saksi Rakorkab 2026, Bupati Aceh Barat Tegaskan Fokus 100 Program

mm Syaiful AB

Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM membuka kegiatan Rapat Koordinasi Kabupaten (Rakorkab) Tahun 2026 di Auditorium, Kampus Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh pada Kamis (12/2/2026). Dok. Pemkab Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM membuka kegiatan Rapat Koordinasi Kabupaten (Rakorkab) Tahun 2026 di Auditorium, Kampus Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh pada Kamis (12/2/2026). Dok. Pemkab Aceh Barat

Aceh Barat – Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM membuka secara resmi kegiatan Rapat Koordinasi Kabupaten (Rakorkab) Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Kampus Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil SH, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri serta unsur vertikal lainnya.

Dalam sambutannya, Tarmizi menegaskan bahwa Rakorkab Aceh Barat merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) antara Pemerintah Pusat dengan seluruh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang sebelumnya digelar di Jakarta.

Menurutnya, forum koordinasi ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan arah kebijakan daerah dengan program strategis nasional, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor di Aceh Barat.

67 Program Terealisasi di Tahun Pertama

Tarmizi menyampaikan bahwa pada 19 Februari mendatang, tepat satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati. Ia mengingatkan kembali komitmen saat kampanye, di mana terdapat 100 program yang ditawarkan kepada masyarakat.

“Tanggal 19 mendatang tepat satu tahun kepemimpinan kami, pada saat kampanye ada 100 program yang kami tawarkan, ikhtiar kami adalah mewujudkan program itu terealisasi dalam waktu lima tahun ini, kami tidak mau menambah janji baru, fokus kami adalah merealisasikan janji yang pernah kami ucapkan,” kata Tarmizi.

Baca Juga :  Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Pemkab Aceh Barat Gelar Shalat Istisqa

Ia mengungkapkan, hingga tahun pertama pemerintahan, sebanyak 67 persen atau 67 program telah berhasil direalisasikan. Capaian tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari kerja kolektif seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat.

“Alhamdulillah berkat kerja keras tim Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat, dari 100 program tersebut di tahun pertama ini ada sebanyak 67 persen atau 67 program yang telah terealisasikan. Itu semua dapat dilaksanakan karena Pemkab Aceh Barat solid dalam satu tim kerja yang baik,” ujarnya.

Angka Kemiskinan Turun 2,1 Persen

Dalam kesempatan itu, Tarmizi juga memaparkan capaian di bidang pengentasan kemiskinan. Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), tren penurunan kemiskinan di Aceh Barat pada tahun 2025 tercatat sebagai yang tertinggi.

“Data BPS secara resmi menyampaikan bahwa tren penurunan kemiskinan di Aceh Barat tertinggi pada tahun 2025 turun drastis 2,1 persen, mungkin ini sejarah di Aceh Barat dalam satu tahun mempu turun angka kemiskinan 2,1 persen. Dari 17,60 persen pada 2024 turun menjadi 15,50 persen pada tahun 2025,” katanya.

Baca Juga :  Polisi Gelar Patroli Dialogis, Warga Meulaboh Rasakan Aman

Penurunan tersebut dinilai sebagai indikator positif atas efektivitas program-program yang dijalankan pemerintah daerah sepanjang tahun 2025.

Untuk merealisasikan 67 program prioritas tersebut, Pemkab Aceh Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp 167 miliar pada tahun 2025.

KABS dan Rumah Singgah Gratis

Salah satu program unggulan di sektor kesehatan adalah Kartu Aceh Barat Sehat (KABS). Program ini memberikan bantuan dana sebesar Rp 1 juta per pasien yang dirujuk ke Banda Aceh.

“Sampai dengan awal Februari yang sudah menerima dana KABS sebesar Rp 1 juta per pasien yang dirujuk ke Banda Aceh ada sebanyak 962 orang atau Rp 962 juta. Kemudian keluarga pasien yang dirujuk ke Banda Aceh kita sediakan rumah singgah, disitu lebih kurang dalam satu tahun ini 600 orang yang menempati rumah singgah, semuanya disana gratis,” ujar Tarmizi.

Baca Juga :  Forkopimda Aceh Barat Bahas Isu Pertambangan dan Stabilitas Harga Pangan

Program rumah singgah ini dinilai sangat membantu masyarakat kurang mampu yang harus mendampingi anggota keluarganya menjalani perawatan medis di luar daerah.

Fokus Pendidikan dan Program Gasing

Selain sektor kesehatan, Pemkab Aceh Barat juga memprioritaskan peningkatan kualitas pendidikan. Pada tahun ini, pemerintah daerah telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Yohanes Surya untuk menjalankan Program Gasing.

Program Gasing dikenal sebagai metode pembelajaran matematika yang mudah, menyenangkan, dan sistematis.

“Dengan harapan dan target nantinya seluruh siswa di Aceh Barat akan pandai berhitung, jadi tidak ada lagi yang tidak bisa matematika baik itu anak SD maupun SMP di Aceh Barat,” ujarnya.

Melalui Rakorkab 2026 ini, Pemkab Aceh Barat berharap seluruh jajaran pemerintahan dapat semakin solid dan terarah dalam mengawal program prioritas, sehingga target lima tahun kepemimpinan dapat tercapai sesuai rencana.

Rakorkab tersebut sekaligus menjadi forum evaluasi dan penguatan komitmen untuk memastikan setiap program berjalan tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat Aceh Barat.***

Editor: DahlanReporter: Syaiful AB

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Pansel Umumkan Hasil Seleksi Administrasi Calon Dirut Perusda Pakat Beusare

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Perkuat Gampong Tangguh Lewat Program Berkantor Sehari

Aceh Barat

Bhabinkamtibmas Polsek Johan Pahlawan Ajak Warga Aktif Jaga Keamanan Lewat Patroli Dialogis

Aceh Barat

Tunaikan Janji Kampanye, Bupati Aceh Barat Salurkan Bantuan BBM untuk Tukang Becak

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Perkuat Peran Pemuda dalam Penanggulangan Bencana

Aceh Barat

Bupati Tarmizi Tekankan Efisiensi Anggaran di Aceh Barat

Aceh Barat

Gubernur Aceh Resmikan Pabrik Karet PT Potensi Bumi Sakti di Aceh Barat

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Dorong Profesionalisme Jasa Konstruksi Lewat Sosialisasi Regulasi