Home / Pemerintah Aceh / Pendidikan

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:44 WIB

Sekda Aceh: Penguatan SDM Vokasi Jadi Kunci Daya Saing Global

mm Tiara Ayu Juneva

Sekda Aceh M. Nasir menyampaikan sambutan saat pembukaan Uji Kompetensi SDM Vokasional di USK Banda Aceh, Senin (9/2/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekda Aceh M. Nasir menyampaikan sambutan saat pembukaan Uji Kompetensi SDM Vokasional di USK Banda Aceh, Senin (9/2/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh 

Pemerintah Aceh menegaskan komitmennya dalam memprioritaskan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui penguatan pendidikan vokasi. Upaya tersebut dilakukan guna mencetak tenaga kerja kompeten yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional, hingga global.

Komitmen itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, saat mewakili Gubernur Aceh membuka kegiatan Pemberian Kompetensi Tambahan dan Uji Kompetensi SDM Vokasional Klasifikasi Jenjang 7 di Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, Senin (9/2/2026).

Baca Juga :  Ketua DWP Aceh Tinjau Lokasi Banjir di Aceh Timur, Salurkan Bantuan dan Perlengkapan Ibadah

Dalam sambutannya, M. Nasir menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam proses klasifikasi tenaga ahli. Ia menekankan bahwa penguatan kompetensi tidak hanya mencakup keterampilan teknis (hard skills), tetapi juga kemampuan analisis, pemecahan masalah, serta tanggung jawab profesional.

“Pemerintah Aceh mengapresiasi setinggi-tingginya kepada USK yang terus berkomitmen mengembangkan pendidikan vokasi serta membangun jejaring kolaborasi dengan pemerintah, lembaga sertifikasi, hingga dunia usaha dan industri,” ujar M. Nasir.

Baca Juga :  Menag Dorong Pondok Pesantren Al Ikhlas Assalam Terapkan Kurikulum Cambridge

Ia menambahkan, USK telah menunjukkan peran nyata dalam menyiapkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah. Melalui sertifikasi kompetensi yang kredibel, lulusan vokasi diharapkan memiliki nilai tambah yang signifikan di pasar kerja.

Menurutnya, dinamika dunia kerja saat ini berkembang sangat cepat. Karena itu, para peserta didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, dan bersikap adaptif terhadap perubahan.

Baca Juga :  12 Sekolah di Aceh Utara Raih Penghargaan Adiwiyata 2025

Selain penguatan kompetensi teknis, Sekda juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan etika profesi. Sertifikasi yang diperoleh, kata dia, merupakan amanah dan bentuk kepercayaan negara serta masyarakat yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

“Bangunlah budaya kolaborasi. Keberhasilan tidak lahir dari kerja sendiri, melainkan hasil kerja tim dan komunikasi yang baik. Jadilah agen perubahan di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Ikuti Rapat dengan Mendagri, Bahas Penyesuaian Dana TKD Rp10,65 Triliun untuk Daerah Terdampak Bencana

Pemko Banda Aceh

LLDIKTI Award 2025: Banda Aceh Fokus Bangun SDM Berkualitas dan Kota Parfum Dunia

Pemerintah Aceh

Biro PBJ Setda Aceh Gelar Rapat kerja: Membangun Sinergi Kinerja dan Integritas

Pemerintah Aceh

Junaidi di Apel Rutin Disdik Aceh: Energi Baru untuk Wujudkan “Aceh Meusyuhu

Pemerintah Aceh

Ombudsman Aceh Tindaklanjuti Dugaan Pungutan Sertifikasi Guru, Gunakan Mekanisme RCO

Pemerintah Aceh

DPKA Aceh Catat Nilai 91,51, Pemerintah Aceh Terima Penghargaan Kearsipan dari ANRI
Bunda PAUD

Pendidikan

Bunda PAUD Aceh Utara Kunjungi PAUD Abdul Aziz di Syamtalira Bayu, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini

Pemerintah Aceh

Dinas Pendidikan Aceh Tingkatkan Transparansi Lewat Monev KIA