Home / Pemerintah Aceh / Pendidikan

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:28 WIB

Murthalamuddin Ajak Sekolah di Bener Meriah Bangun Pendidikan Bermakna dan Berdaya Saing

mm Tiara Ayu Juneva

Suasana pertemuan Plt. Kadisdik Aceh bersama pengawas sekolah dan kepala sekolah se-Kabupaten Bener Meriah dalam upaya memperkuat sinergi pendidikan berbasis karakter dan potensi daerah, Selasa (20/01/2026). Foto: Dok. Disdik Aceh

Suasana pertemuan Plt. Kadisdik Aceh bersama pengawas sekolah dan kepala sekolah se-Kabupaten Bener Meriah dalam upaya memperkuat sinergi pendidikan berbasis karakter dan potensi daerah, Selasa (20/01/2026). Foto: Dok. Disdik Aceh

Bener Meriah — Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP, melakukan pertemuan dan silaturahmi bersama pengawas sekolah serta kepala SMA, SMK, dan SLB se-Kabupaten Bener Meriah, Selasa (20/01/2026). Kegiatan ini berlangsung di salah satu kafe di Kabupaten Bener Meriah dan turut didampingi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bener Meriah, Subandi, S.Si., M.Si.

Pertemuan tersebut digelar sebagai upaya memperkuat sinergi dan menyamakan persepsi dalam membangun pendidikan Aceh yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga penguatan karakter, pengembangan potensi diri siswa, serta penguatan kearifan lokal.

Dalam arahannya, Murthalamuddin menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh berhenti pada penguasaan teori semata, melainkan harus mampu membentuk kesadaran siswa tentang tujuan hidup, potensi diri, dan peran nyata di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Wagub Fadhlullah Tabur Pupuk Bersubsidi di Sawah Petani Aneuk Glee

“Jika anak hanya belajar teori, maka yang dia dapat hanyalah ilmu. Namun jika ia memahami makna dari apa yang dipelajari, itu akan menjadi bekal hidup. Orang tua dan guru adalah pihak pertama yang menanamkan nilai tersebut,” ujar Murthalamuddin.

Ia juga menekankan pentingnya pendidikan berbasis potensi daerah, khususnya bagi wilayah yang memiliki sumber daya lokal besar seperti Kabupaten Bener Meriah. Menurutnya, sekolah—terutama SMK—harus mampu mengolah potensi lingkungan sekitar agar bernilai ekonomi dan berdaya guna bagi masa depan siswa.

Baca Juga :  Wagub Aceh Hadiri Maulid Nabi di Polda, Ajak Jamaah Ambil Hikmah Tausyiah

“Aceh memiliki anggaran besar, tetapi pertumbuhan ekonominya masih sempit. Artinya, perputaran uang belum optimal. Di sinilah peran pendidikan untuk melahirkan generasi yang mengenal potensi dirinya dan potensi daerahnya,” jelasnya.

Murthalamuddin menambahkan bahwa kreativitas dan keterampilan berbasis lokal dapat menjadi solusi bagi kemandirian ekonomi siswa tanpa harus meninggalkan nilai-nilai agama.

“Tidak ada satu ayat pun yang menyebutkan bahwa kekayaan mendekatkan manusia ke neraka. Dengan harta yang baik, kita justru bisa lebih banyak berbuat kebaikan. Yang penting adalah cara memperolehnya dan bagaimana menggunakannya,” tambahnya.

Baca Juga :  STQH Nasional 2025 Kendari Tambah Lomba Karya Tulis Hadis

Pada kesempatan itu, ia juga mengingatkan para kepala sekolah dan guru agar menjalankan tugas dengan hati dan penuh ketulusan. Menurutnya, kebahagiaan dalam mengajar akan melahirkan pendidikan yang bermakna bagi siswa.

“Guru wajib mengajar dengan hati. Jika mengajar dengan hati, maka akan menemukan kebahagiaan. Guru harus menjadi manusia yang bermanfaat bagi siswa-siswinya,” tegasnya.

Selain itu, Murthalamuddin menekankan pentingnya menghargai peran pengawas sekolah sebagai bagian dari sistem peningkatan mutu pendidikan di setiap wilayah.

“Mari kita bangun pendidikan Aceh dengan saling menghargai, saling menguatkan, dan memiliki tujuan yang sama demi masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Disdikbud Aceh Besar Pastikan Program Beut Kitab Bak Sikula Transparan dan Tepat Sasaran

Pemerintah

Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Konsulat Singapura dan Ngee Ann Polytechnic Kunjungi Disdik Aceh

News

Mualem Tiba di Banda Aceh, Langsung Bekerja Hingga Larut Malam

Pendidikan

Menpora Tinjau Program Cek Kesehatan Gratis di SMKN 26 Jakarta Timur

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Tegaskan Kolaborasi Pemerintah dan Ulama Penting

Daerah

Sekda Aceh Jemput Menko Imigrasi dan Hukum Yusril Ihza Mahendra, Laporkan Kondisi Terkini Bencana Hidrometeorologi

Pendidikan

Ditjen Bimas Kristen Salurkan Rp1,6 Miliar untuk Empat Sekolah Keagamaan Kristen Negeri di NTT

Pemerintah Aceh

Fadhlullah Tekankan Pentingnya Kelapa Sawit Berkelanjutan di Aceh