Home / Aceh Barat / Pemerintah

Senin, 12 Januari 2026 - 12:56 WIB

Pengelolaan Data Meningkat, Aceh Barat Raih Indeks SDI 69,68 Poin

mm Tiara Ayu Juneva

Kepala Diskominfo dan Persandian Aceh Barat Erdian Mourny. Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Kepala Diskominfo dan Persandian Aceh Barat Erdian Mourny. Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Meulaboh — Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mencatat capaian positif dalam pengelolaan data statistik sektoral dengan meraih Indeks Satu Data Indonesia (SDI) tahun 2025 sebesar 69,68 poin. Nilai tersebut berada di atas rata-rata kabupaten/kota secara nasional dan mencerminkan komitmen daerah dalam memperkuat tata kelola data yang akurat, terpadu, dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Aceh Barat selaku Walidata, Erdian Mourny, didampingi Kepala Bidang Persandian dan Statistik Dedy Jefernal, ST, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah dalam mendukung kebijakan berbasis data.

Baca Juga :  TK Kemala Bhayangkari 08 Aceh Barat Juara 1 Lomba Mewarnai

“Indeks SDI berfokus pada penguatan tata kelola data nasional melalui Rencana Aksi SDI 2025–2029, integrasi data di data.go.id, pemanfaatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), serta sinkronisasi dengan RPJMN 2025–2029 guna mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujar Erdian, Minggu (11 Januari 2025).

Ia menjelaskan, Indeks SDI merupakan instrumen nasional untuk mengukur kualitas penerapan prinsip Satu Data Indonesia di daerah. Penilaian mencakup aspek kebijakan, kelembagaan, perencanaan, pengumpulan data, pemeriksaan, penyebarluasan, pemanfaatan, hingga pembiayaan data.

Baca Juga :  Kemenag RI Salurkan Bantuan Rp37,9 Miliar untuk Penanganan Banjir dan Longsor di Aceh

“Evaluasi SDI menilai standar data, metadata, interoperabilitas sistem, serta kelembagaan dan sumber daya manusia. Nilai yang diraih Aceh Barat menunjukkan fondasi sistem data daerah sudah berjalan cukup baik dan terstruktur,” jelasnya.

Menurut Erdian, capaian tersebut juga menandakan meningkatnya kesadaran dan kolaborasi antar perangkat daerah dalam mendukung penguatan tata kelola data. Peran Walidata, Produsen Data, serta koordinasi lintas sektor dinilai memberi kontribusi signifikan terhadap hasil yang dicapai.

Baca Juga :  Bumikan Ekonomi Syariah di Aceh Besar, Syech Muharram Sangat Dukung Program Lembaga MES

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menargetkan peningkatan Indeks SDI pada evaluasi berikutnya melalui perbaikan kualitas data, penguatan metadata, peningkatan interoperabilitas sistem, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia pengelola data.

“Dengan implementasi Satu Data Indonesia yang semakin kuat, Aceh Barat diharapkan mampu mendorong perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendukung transformasi digital pemerintahan yang berkelanjutan,” tutupnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Aceh Barat Gelar Assessment Profiling ASN untuk Perkuat Kompetensi dan Pengembangan SDM

Aceh Barat

Pimpin Upacara HKN ke-61, Bupati Aceh Barat Tekankan Pentingnya Pencegahan Penyakit

News

Wakil Gubernur Silaturahmi ke Kediaman Almarhum Abu Tumin Blang Bladeh, Disambut Langsung Putra dan Pimpinan Dayah

Aceh Besar

Bupati Syech Muharram Siap Dukung Investor GGIE Renewable Energy Technology Singapore untuk Mengelola Limbah

Pemerintah

Anggota DPRK Simeulue, Zainuddin, Gelar Reses Tahap Dua Serap Aspirasi Masyarakat

Pemerintah

Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Konsulat Singapura dan Ngee Ann Polytechnic Kunjungi Disdik Aceh

Aceh Barat

Wabup Aceh Barat Resmikan Aplikasi Transportasi Online Draiv Region Meulaboh

Daerah

Kunjungan Kerja ke Yogyakarta, Wali Nanggroe Jajaki Pendirian Museum Dirgantara di Aceh